1. Arbitrase Puncak-Leher untuk Sektor Industri & Komersial : Mengisi daya dengan listrik murah pada jam-jam rendah (off-peak) di malam hari dan melepaskan daya dengan listrik mahal pada jam-jam puncak (peak) di siang hari, memanfaatkan selisih harga listrik untuk mengurangi biaya listrik perusahaan. Di saat yang sama, sistem ini mewujudkan pemotongan beban puncak (peak shaving) dan pengisian beban lembah (valley filling), sehingga mengurangi biaya kapasitas trafo, serta banyak digunakan di pabrik, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan gedung perkantoran.
2. Daya Darurat Cadangan : Dapat beralih ke sumber daya cadangan dalam hitungan milidetik ketika jaringan listrik terputus, menyediakan pasokan listrik tanpa gangguan untuk beban kritis seperti pusat data, rumah sakit, bank, peralatan presisi, dan stasiun pangkalan komunikasi. Kapasitas dan daya tahan sistem ini lebih besar dibandingkan UPS konvensional.
3. Konsumsi Energi Terdistribusi dari PLTS/PLTB : Cocok dengan sistem pembangkit listrik fotovoltaik terdistribusi dan tenaga angin, meredam fluktuasi output energi terbarukan, meningkatkan tingkat konsumsi mandiri listrik hijau, serta mengatasi permasalahan pembuangan (curtailment) energi angin dan surya. Cocok digunakan pada stasiun terintegrasi surya-penyimpanan-pengisian daya, mikrogrid industri dan komersial.
4. Peningkatan Kualitas Daya : Dapat mengkompensasi ketidakseimbangan tiga fasa, penurunan tegangan (voltage sag), serta faktor daya rendah; menstabilkan tegangan dan frekuensi jaringan listrik; serta meningkatkan kualitas pasokan daya. Diterapkan pada transformasi jaringan distribusi, manufaktur presisi, dan skenario lain yang memiliki persyaratan kualitas daya tinggi.
5. Pasokan Daya Off-Grid & untuk Wilayah Terpencil : Menyediakan pasokan daya independen yang stabil untuk wilayah tanpa jaringan listrik atau dengan jaringan lemah (seperti pulau-pulau, tambang, dan daerah pedesaan terpencil). Dapat beroperasi secara mandiri atau bekerja bersama generator diesel dan panel fotovoltaik guna memastikan kebutuhan daya normal untuk produksi dan kehidupan sehari-hari.